Beberapa Difinisi tentang Hak Azasi Manusia

Tugas2 P.Kewarganegaraan ( Hak Azasi Manusia )

Firzarani yohana / 10208518

        Menurut Prof.Darji Darmodiharjo,S.H,mengatakan:

                  Hak-hak azasi manusia adalah hak-hak dasar atau hak-hak pokok yang dibawa manusia sejak lahir sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa.hak-hak azasi itu menjadi dari hak kewajiban-kewajiban yang lain.

Sejarah Hak Azasi Manusia

       HAM Pengertian dari bahasa Prancis yaitu Droits de L’homme

      HAM Pengertian dari bahasa inggris yaitu Human Rights

      HAM pengertian dari bahasa belanda yaitu Mensen Rechten

PENYEBAB PENGUASA

–        Pemerintah

–         otoriter

–        Penjajah

–        Perbudakan

–        Kelaliman ketidak adilan

Akibat : –

–  Rakyat berjuang menyatakan keberadaannya sebagai mahluk bermartabat/akal

–        Rakyat sadar akan HAM

–        Gerakan

           1.    Sejarah Perkembangan Hak Azasi Manusia

                    Sejarah perkembangan hak azasi manusia sebenarnya muncul karena keinsyafan manusia terhadap harga diri, harkat dan martabat kemanusiaannya,sebagai akibatnya tindakan sewenang-wenang dari penguasa, penjajahan, perbudakan,ketidakadilan dan kelaliman (tirani) yang hampir melanda seluruh umat manusia.

               2.   Hak Azasi Manusia di Indonesia

                     Berakhirnya Perang Dunia II dan  kemerdekaan Indonesia oleh Proklamator Bun karno dan Bung Hatta pada tanggal 17 Agustus 1945 : Hak azasi manusia sengaja dicantumkan dalam Pembukaan UUD 1945 : Bahwa sesungguhnya Kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa,oleh sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan,karena tidak sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan.

   Bentuk dan sifat HAM dalam UUD 1945

             Pengakuan dan perlindungan HAM dalam UUD 1945 dapat dilihat dari tiga segi yaitu :

  1. Sebagai alat control dan keseimbangan yang merupakan salah satu fungsi UUD 1945.
  2. Nilai-nilai yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945.
  3. Pasal-pasal yang secara langsung memuat tentang hak-hak azasi manusia (HAM).

 Dengan adanya sistem kontrol dan keseimbangan dalam pemerintahan di Indonesia, diharapkan para pemegang kekuasaan negara dalam menjalankan tugasnya tidaklah melepaskan diri dari mana aplikasi pelaksanaan hukum lebih sering diwujudkan dalam bentuk perundang-undangan,karena dianggap lebih kuat,dengan sebab adanya keterlibatan pihak penguasaan.Oleh sebeb itu, perlu dibentuk suatu negara akan menjamin HAM,yaitu Negara Hukum. Negara bisa dikatakan sebagai negara hukum,biasanya mempunyai karakteristik sebagai berikut :

  1. Pengakuan dan perlindungan HAM yang mengandung persamaan dalam bidang politik,hukum,sosial,ekonomi,dan kebudayaan.
  2. Peradilan yang bebas dan tidak memihak serta tidak dipengaruhi oleh sesuatu kekuasaan atau kekuasaan apapun juga.
  3. Legalitas dalam artian segala bentuknya.

              Menetapkan : A. Undang – undang Tentang Hak Azasi Manusia

  1. Hak Azasi Manusia adalah seperangkat hak yang melekat pada hakikat keberadaan manusia sebagai makhluk Tuhan Yang Maha Esa dan merupakan anugerahnya yang wajib dihormati,dijunjung tinggi dan dilindungi oleh negara,hukum,pemerintahan,dan setiap orang demi kehormatan serta perlindungan harkat dan martabat manusia.
  2. Kewajiban dasar manusia adalah seperangkat kewajiban yang apabila tidak dilaksanakan,tidak memungkinkan terlaksana dan tegaknya hak azasi manusia.
  3. Diskriminasi adalah setiap pembatasan,pelecahan, atau pengucilan yang langsung ataupan tidak langsung didasarkan pada pembedaan manusia atas dasar agama,suku,ras,etnik,kelompok,golongan status sosial,dan aspek kehidupan lainnya.
  4. Pelanggaran hak azasi manusia adalah perbuatan seseorang atau kelompok orang termasuk aparat  negara baik disengaja atau kelalaian yang secara melawan hukum mengurangi,atau mencabut hak azasi manusia seseorang atau kelompok orang yang menjamin oleh undang-undang ini berdasarkan mekanisme hukum yang berlaku.
  5. Komisi Nasional Hak Azasi Manusia yang selanjutnya disebut KOMNAS HAM adalah lembaga mandiri yang kedudukannya setingkat dengan lembaga Negara lainnya yang berfungsi melaksanakan pengkajian,penelitian,dan mediasi hak azasi manusia.

PASAL 75

Komnas HAM bertujuan untuk :

  1. Mengembangkan kondisi yang kondusif  bagi pelaksanaan hak azasi manusia sesuai dengan Pancasila,Undang-undang Dasar 1945,dan Piagam Perserikatan Bangsa-bangsa serta Deklarasi Universal Hak Azasi Manusia.
  2. Meningkatkan perlindungan dan penegakan hak azasi manusia guna berkembangnya pribadi manusia Indonesia seutuhnya dan kemampuannya berpartisipasi dalam berbagai bidang kehidupan.

PASAL 104

Pengadilan Hak Azasi Manusia

  1. Untuk mengadili pelanggaran hak azasi manusia yang berat dibentuk Pengadilan Hak Azasi Manusia di lingkungan Peradilan umum.

 PASAL 105

Ketentuan peralihan:

  1. Segala ketentuan mengenai hak azasi manusia yang diatur dalam peraturan perundang-undangan lain dinyatakan tetap berlaku sepanjang tidak diatur dengan Undang-undang.
  2. Pada saat berlakunya Undang-undang ini:
    1. Komnas HAM yang dibentuk berdasarkan Keputusan  Presiden Nomor 50 Tahun 1993 tentang Komnas HAM dinyatakan sebagai komnas HAM menurut undang-undang ini.
    2. Ketua,Wakil ketua, dan anggota Komnas HAM masih tetap menjalankan fungsi,tugas,dan wewenangnya,berdasarkan undang-undang ini sampai ditetapkan keanggotaannya Komnas HAM yang baru.
    3. Semua permasalahan yang sedang ditangani komnas HAM tetap dilanjutkan penyelesaiannya berdasarkan undang-undang ini.

                        Macam-macam Hak Azasi

        Dapat dibagi dan dibedakan :

  1. Hak-hak azasi pribadi (personal right),yang meliputi :

–   Kebebasan menyatakan pendapat

–   Kebebasan memeluk agama

–   Kebebasan bergerak dan sebagainya.

2. Hak-hak Azasi ekonomi (properti right),yang meliputi :

        –  Hak memiliki sesuatu

        –  Hak membeli dan menjual

        –  Hak memanfaatkannya

3. Hak-hak azasi untuk mendapat perlakuan yang sama dalam hukum dan pemerintahan (rightof legal equality).

4. Hak-hak azasi politik (political right) yakni hak untuk ikut serta dalam pemerintahan,hak pilih (memilih dan dipilih dalam pemilihan umum),hak mendirikan partai politik dan sebagainya.

5. Hak-hak azasi sosial dan kebudayaan (social and culture rights), seperti hak untuk memilih pendidikan,mengembangkan kebudayaan dan sebagainya.

6. Hak-hak azasi untuk mendapat perlakuan tata cara peradilan dan perlindungan (procedural right),misal : Peraturan dalam penangkapan,penggeledahan,peradilan dan sebagainya.

kesimpulan : Hak asasi manusia adalah hak-hak yang telah dipunyai seseorang sejak ia dalam kandungan dan merupakan pemberian dari Tuhan.HAM Berlaku secara universal. Dasar-dasar HAM tertuang dalam deklarasi kemerdekaan Amerika Serikat (Declaration of Independence of USA) dan tercantum dalam UUD 1945 Republik Indonesia,

sumber : Buku PPKN penerbit erlangga,buku

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: